Di
pagi hari yang sangat cerah, Yui dan teman-temannya sangat sibuk merencanakan
untuk liburan musim panas yang akan datang. "Yui, kita mau pergi
kemana?" tanya Deta. "Hmm. Kita berkemping dipantai aja
bagaimana?" jawab Yui. "Baiklah, kalau begitu kita tentukan siapa
yang mau membawa peralatan!" sahut Kiko. Lalu mereka mendiskusikan siapa
saja yang membawa peralatan.
Lalu, Yui sudah menemukan siapa saja
yang harus membawa peralatan kemping, masak, mencuci baju, dan lain sebagainya.
Yui mencatatkan untuk mereka semua. Sedangkan yang lain sedang asyik bermain
handphone. dibuku catatan Yui tertulis: "Yui: 3 meja, 6 kursi, 1 kompor, 3
baskom, dan 10 kain besar untuk menutup bagian tempat kempingnya. Deta: 2
kompor, jenis sayur-sayuran dan besarta buah buahan, 4 pisau untuk masak, dan
taplak untuk mengiris.
Mereka pun pulang kerumah masing - masing untuk mempersiapkan kempingnya. Tak lupa juga para perempuan menyiapkan alat memasak di daerah pantai. Keesokan harinya mereka dijemput oleh John yang akan menyetir mobil. Dan mereka berkumpul di taman, untuk mengecek kembali barang - barang yang mereka persiapkan dari rumah. Ternyata mereka membawa lebih banyak yang ditulis oleh Yui. Lalu mereka semua berangkat dengan sebuah bus milik keluarga John.
Mereka sudah tiba di pantai yang mereka pesan untuk tempat kemping. Semua barang yang ada di dalam bus di keluarkan dan membangun tenda yang lebih besar dahulu untuk tempat perempuan dan laki-laki. "Huh... aku lelah sekali membangun tenda besar ini!" kata Kiko. "Kiko..! kamu jangan mengeluh seperti itu dong. Kita juga lelah tetapi masih banyak yang harus di kerjakan!" sahut Divi. Kiko pun berhenti sejenak untuk istirahat. Tak lama Kiko beristirahat, 2 tenda sudah terpasang secara berhadapan dan semua tenda kecil terpasang.
"Kiko, ayo memasang tenda besar yang satu, tonggat, tali, kain untuk menutupi tempat tenda kita dan bus kita" kata Deta. "Oke, aku akan segera kesana!" kata Kiko sambil berjalan menuju tenda yang akan dipasang. Lalu mereka mulai memasang tenda yang besar 3 orang dan 3 orang lainnya tongkat, tali dan kain untuk menutupi. Setelah semuanya selesai mereka pun istirahat selama 2 jam. Yui menyiapkan minum dan makan untuk teman - temannya. "Teman - teman ini minum dan makan nya untuk kalian" kata Yui sambil memberikan makannya.
"Terimakasih Yui" temannya menyahut. Mereka makan dan makan siang. Setelah semua selesai Yui mencuci piring dan gelas, sedangkan yang lain menyiapkan kayu, tempat untuk tidur dan lain sebagainya. Pada pukul 13.00 mereka memulai kemping, tak lupa juga mereka menyiapkan kayu untuk api unggun. Deta ingin mencari kesibukan, akhirnya dia tahu dia ingin apa dia memutuskan untuk memasak. "Malam pun datang!". Putu pun bersiap untuk menyalakan api, api pun sudah menyala. Yui, Deta,Dan Divi pun menyiapakan makan untuk yang lain.
"Teman-teman ini makannya," kata Deta. Mereka pun makan bersama sama. Pada malam pukul 20.18 Putu mengeluarkan alat musik dan mereka bernyanyi bersama, setelah itu John memutarkan lagu untuk teman-temannya agar tidak bosan. Yui dan Divi sedang mencuci piring dan gelas, Deta sedang merapikan tempat penyimpan barang yang tadinya berantakan, John dan Kiko sedang membuat vidio, dan sedangkan Putu memainkan musiknya yaitu gitar. Ia, sangat menyukai gitar, kerena dari kecil dia sudah mahir bermain gitar.
Setelah Yui dan Divi mencuci piring dan gelas, mereka berdua merapikan tempat tidur perempuan dan juga laki-laki. "Teman-teman ayo tidur ini sudah waktunya untuk tidur," Divi memberitahukan kepada teman-temanya yang lain. Mereka pun telah tidur dan bermimpi yang indah. John pun masih belum tidur. Pada pukul 24.18 ia beru mulai tidur. Keesokan harinya Yui dan Divi pun sudah bangun dan menyiapkan sarapan untuk teman - temannya. " Selamat Pagi semua" Yui menyapa teman-temannya agar terbangun.
Yui dan Divi pun memulai memasak masakan dipagi hari. Yui dan Divi pun sedang memasak sup jagung, karena Deta, John dan Putu tidak menyukai sayur brokoli. " Ayo kalian masaknya yang cepat bisa nggak sih?" tanya John. "Iya, sabar" Divi. Yui dan Divi pun memasak secepatnya karena John sudah lapar sekali. Makanan pun sudah siap. John pun langsung mengambil makan banyak agar nantinya tidak lapar. "hmmm......... enak sekali sup jagungnya aku suka banget!" puji Deta.
Setelah semuanya selesai makan John, putu, dan Deta sangat sudah tidak sabar lagi bermain air dan membuat istana pasir. Deta pun duluan menuju pantai,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar