Sang Merak sedang belajar kemampuan terbang bersama dengan Sang Elang. Sang Elang akan terang dahulu untuk memperagakan cara untuk mengembang mengunakan sayap. Merakpun igin terbang di ketinggian dan dia telag mencobanya beberapa kali, akan tetapi Sang merak slalu terbang tanpa arah dan sangat rendah.
Sang merak sangat cemas. Sang Elang melihat cara Sang Merak terbang lalu berkata:"Kamu lihat saat aku terbang, hanya sayapku yang dikeluarkan, lainnya semua terkuncierat ditubuhku. Jika kamu belum mencapai ketinggian yang cukup dan di tengah penerbangan langsung mengeluarkan ekormu. Bagaimana bisa kamu terbang dengan tinggi?
Sang Merak berkata:"Aku belajar terbang karena aku ingin mengeluarkan ekorku yang cantik saat di ketinggian. kalo tidak begini buat apa aku belajar terbag kalo tidak ada gunanya?" Sang Elang pun berkata:"Kalau kamu selalu berpikiran seperti itu, kamu tidak akan pernah bisa terbang dengan tinggi."
Setelah berbicara, Sang Elang pun terbang tinggi ke langit. Orang-orang yang dibawah pun kagum memuji Sang Elang: " Lihat, betapa kuat dan hebatnya!''
Sang Merak mendengar itu dan menjadi iri hati dan tidak yakin kata-kata Sang Elang, lalu dia pun terbang dan dian ingin memamerkan ekornya. Saat dia membuka ekornya Sang Merak pun jatuh kebawah. Dan ia ditertawakan oleh seluruh hewan disekitar situ.
Sang merak sangat cemas. Sang Elang melihat cara Sang Merak terbang lalu berkata:"Kamu lihat saat aku terbang, hanya sayapku yang dikeluarkan, lainnya semua terkuncierat ditubuhku. Jika kamu belum mencapai ketinggian yang cukup dan di tengah penerbangan langsung mengeluarkan ekormu. Bagaimana bisa kamu terbang dengan tinggi?
Sang Merak berkata:"Aku belajar terbang karena aku ingin mengeluarkan ekorku yang cantik saat di ketinggian. kalo tidak begini buat apa aku belajar terbag kalo tidak ada gunanya?" Sang Elang pun berkata:"Kalau kamu selalu berpikiran seperti itu, kamu tidak akan pernah bisa terbang dengan tinggi."
Setelah berbicara, Sang Elang pun terbang tinggi ke langit. Orang-orang yang dibawah pun kagum memuji Sang Elang: " Lihat, betapa kuat dan hebatnya!''
Sang Merak mendengar itu dan menjadi iri hati dan tidak yakin kata-kata Sang Elang, lalu dia pun terbang dan dian ingin memamerkan ekornya. Saat dia membuka ekornya Sang Merak pun jatuh kebawah. Dan ia ditertawakan oleh seluruh hewan disekitar situ.