Pada suatu hari, Sita, Stefi, Lala, Diva, Mona, Tomi, Putu, Mario, dan John sedang berkumpul bersama di taman untuk menanyakan mereka akan pergi kemana. "Diva, kita akan pergi kemana nih?'' tanya Mario, "Kita pergi kemping aja gimana setuju tidak?" tanya Diva sambil menanyakan kepada teman- temannya. "Boleh!" sahut teman - temannya.
Setelah itu mereka berdiskusi apa saja yang akan mereka bawa saat kemping nanti. Sita pun mengusulkan apa yang harus dibawa oleh temannya dan membagi tugas. Stefi membawa dua kompor gas yang besar, minyak goreng, wajan, piring,dan sendok. Sita membawa ceret, termos besar, dan semua jenis sayur.
Lala membawa Buah Buahhan, dua kompor besar juga, panci,dan mangkuk. Mona membawa makanan ringan yang banyak. Tomi dan John membawa dua besar dan satu tenda kecil. Mario dan Putu membawa karpet, tikar, bantal, Mario membawa lima kasur kecil dan empat kasur angin. "Sita, aku boleh tidak membawa sepuluh tonggat?" tanya Putu.
"Boleh!" jawab Sita. Lalu keesokan harinya saat pukul 06.00 pagi mereka semua sudah berangkat. Lala, Stefi, Mario, dan Putu berangkat dan memasukan barang yang mereka bawa. Sedang kan Sita, Diva, Mona, Tomi, dan John juga memasukan Barang yang mereka bawa. Seletah semuanya dimasukan, John mengigatkan "hei, teman-teman kita harus beli enam gas dan delapan galon!!".
"Oo iya aku sangat lupa. Ya sudah kita jalan dulu saja nanti kalau lewat di toko gas dan galon kita berhenti dan beli!" Lala menjawab. Merekapun akhirnya jalan setelah limabelas menit mereka berjalan menggunakan mobil mereka sampai di toko galon dan gas. Tomi membeli gas, sedangkan Mario membeli galon, setelah itu dimasukan.
Saat satu jam perjalanan mereka menemukan tulisan "TEMPAT UNTUK KEMPING"
Mobil Putu dan mobil John masuk lalu memarkirkan ketempat yang kosong dan cukup untuk mereka tempati. Mobil Putu sedikit berjauhan dengan mobil John. Parkir sudah selesai para laki-laki dan perempuan mengeluarkan semua bahan yang mereka.
Tomi, Putu, Mario, dan John menyiapkan tenda besar serta kecil. Sedang kan Stefi, Lala,Diva,Mona juga Sita menyiapkan karpet untuk satu tenda besar yang tidak ada alasnya yang langsung dari tendanya. Dan menyiapkan tikar untuk yang diluar tenda, Diva dan Lala menyiapkan jemuran dari tongkat yang dibawa oleh Mario itu. setelah semuanya selesai tak lupa kasurnya dimasukan kedalam tenda.
Saat siang hari pukul 14.00 Diva dan Lala sedang mengambil pinjaman, yaitu tiga bak, lima lampu emerjensi, dan sepuluh senter. "Tomi apa kamu bawa selimut, dan bantal?" tanya Putu "Bawa kok!". Lalu Diva dan Lala pun datang, Putu pun juga menanyakan kepada Diva, Lala, Mario, John, Sita, juga Stefi.
"Teman-teman aku mau tanya sama kalian. Apakah kalian membawa selimut dan bantal?" Tanya Putu. "Bawa kok!!" jawab teman-temannya. Tomi mengeluarkan barang yang tidak disuruh bawa oleh Sita. "Tomi, kamu bawa apa?" tanya Mona. "Aku bawa, tali pramuka, meja, kursi, ayunan kayu dan ada yang kain."
Jawab Tomi. "Ooo!!" "Tapi aku, juga bawa yang biasanya untuk santai dipantai nggak papakan ?" Tanya Tomi. "Bentar ya aku tanyain Sita dulu!". Lalu Mona menyanyakan kalau Tomi membawa barang yang tidak disuruh oleh Sita. Mona datang ke Tomi dan menjawab "Boleh kok Tom ." Saat sore pukul 16.00.
Mario dan Diva menyiapkan api di dekat jemuran, Lala, Stefi, dan Sita memasak untuk makan malam nanti. "Lala kamu masak apa?" tanya Putu. "Aku masak nasi goreng, sayur kangkung,dan tempe" jawab Lala. Malam pun tiba, Mona pun membereskan barang yang berantakan di tenda kecil. Seseorang dari TEMPAT UNTUK KEMPING datang dan memberitahu kan acara malam ini.
"Permisi, maaf mengangu saya dari pihak TEMPAT UNTUK BERKEMPING akan mengadakan acara api unggun dan malam horor!" kata pihak kemping. "Terimakasih, pak nanti saya sampaikan ke teman-teman saya." jawab Putu. Lalu Putu menyanpaikan ke teman-temannya. Mona pun kaget saat mendengar MALAM HOROR.
Mereka menyiapkan satu lampu emerjensi dan dua senter, setelah itu mereka berkumpul dan mereka bertemu dengan teman baru mereka yang datang dari Bandung untuk berkemah. Acara api unggun dimulai. "Selamat malam bapak ibu dan adik-adik maaf saya mendadak dengan acara ini dan saya akan memberi tahu acara Api Unggun terlebih dahulu!" Jelas sang pihak kemping.
" Yang pertama, kalian harus berada di kelompok kemping kalian, kedua menampilkan sesuatu yang menarik untuk para tamu, ketiga tenang dan tidak boleh berisik, dan yang terakhir melakukan tantangan kepada kalompok lain. Acara Malam Horor nanti saya sampaikan di tengah acara Api Unggun Terimakasih dan selamat menikmati." Kata Pihak Kemping.
Lalu mereka membuat lingkaran dipinggir api unggun. Dan acara api unggun dapat berjalan dengan lancar. Kelompok Wortel ( Mona,Stefi,Mario,dan temanyang lain sama seperti yang mereka bersama, mereka menyanyi dengan lagu yang kini sangat hits sekali contoh nya Dance Monkey dan masih banyak lagi.
Acara Api Unggun berjalan dari pukul 06.00 malam hingga pukul 09.00 malam. Lalu Pihak Kempik menyatakaAcara Api Unggun hanya setengah jam lagi jadi saya akan menyampaikan bahwa nanti di Malam Horor akan ada sepuluh pos. Pos pertama kalian akan menemukan rumah dimana kalian harus menemukan orang yang ada di dalam rumah itu dan harus menebak baunya.
Pos kedua akan melewati semak semak yang sedikit tinggi dan harus menemukan kartu dengan nomor 1648,487,093274,3285,dan 279403. Pos ketiga kalia melapor apa saja yang kalian dapat kan kartu itu. Pos keempat dimana kalian akan menemukan tiga jalur yang salah satunya adalah jebakan kumpulan para zombie.
Pos kelima sampai pos kesembilan itu ada yang jebakan dan itu ada istirahatnya. Pos tekhir makan sepotong roti dan setengah air putih. Dan kalian hanya boleh berjalan mengunakan Tiga batang lilin dan satu kerdus kecil korek api dan satu senter saja. TERIMAKASIH." Sebelum Malam Horor dimulai Mona sudah mulai ketekutan.
"Teman-teman, aku takut nih nggak jadi ikut aja ya! Aku ikut yang Api Unggun aja. Nanti kalau aku ikut nanti lari!" kata Mona. "Ah Mona Mona kamu harus berani Percaya aja sama aku nanti di Pos keempat kita akan berpencar agar cepat gimana?" kata Tomi. "Oke deh, kalo gitu siapin lilin sama senternya" Diva menjawab dan menyuruh temannya untuk menyiapakan.
Lalu Putu mengambil dua senter dari tas Mario. Dan sambil menunggu John mengambil undian Malam Horor, Diva Sita, Stefi, Mona, Mario, dan Tomi mengambil kartu untuk nanti di Pos satu, empat, lima, dan tujuh. Kelompok wortel mendapatkan nomer undian lima. Diva menyuruh John dan Putu untuk mengambil lilin dan korek api batangan.
Kelompok pertama yang jalan adalah Kelompok Jambu, kemudian Kelompok Sawi, lalu Kelompok Ceria, Kelompok Jagung, dan Kelompok Wortel. Sebenarnya ada Sebelas kelompok. Malam pukul 11.30 mereka sampai di pos pertama mereka memasuki rumah, lalu menemukan pembinanya. "Pelapor kami dari kelompok wortel siap melaksanakan" tegas Diva.
Mereka akan mencium bau yang ada dikain itu. Mona menjawab kencur, Sita menjawab minyak kayu putih, dan Mario menjawab jahe. "Jadi, yang benar adalah Mona, mereka mendapat kan satu buah batang korek api. Lalu, mereka melanjutkan ke pos kedua. Mereka semua berdempettan agar tidak ketakutan.
Diva menemukan nomor yang bertuliskan 487 dan 279403, Tomi mendapatkan nomor 1648, 3285, dan 093274, lalu diberikan kepada teman-temanya, dan melanjutkan perjalanan. Putu menemukan kakak yang ada di pos kedua. Melapor dan seterusnya dan sampai pos ketiga hanya melapor. mereka saat nya untuk berpencar John, Sita, dan Putu berada di jalur pertama.
Mona, Diva, dan Mario berada di jalur kedua. dan sisanya di jalur terakhir. Mereka melewati jalur tersebut tanpa rasa takut. Dan ternyata zombie ada di jalur ketiga Lala dan Tomi untungnya pandai berlari.
Semua pun selamat dari kejaran zombie. Mereka melanjutkan perjalanan menuju pos lima. Disana mereka akan menemukan sebuah jebakan yang akan mereka lakukan. Tomi pun berjalan terlebih dahulu. Mereka terus berjalan sampai Pos terakhir dan sampai di tenda mereka. Esok harinya mereka berberes semua yang ada dan mengembalikan ember yang merka pinjam untuk mencuci baju. Dan berangkat menuju rumah mereka tinggal.
Lala membawa Buah Buahhan, dua kompor besar juga, panci,dan mangkuk. Mona membawa makanan ringan yang banyak. Tomi dan John membawa dua besar dan satu tenda kecil. Mario dan Putu membawa karpet, tikar, bantal, Mario membawa lima kasur kecil dan empat kasur angin. "Sita, aku boleh tidak membawa sepuluh tonggat?" tanya Putu.
"Boleh!" jawab Sita. Lalu keesokan harinya saat pukul 06.00 pagi mereka semua sudah berangkat. Lala, Stefi, Mario, dan Putu berangkat dan memasukan barang yang mereka bawa. Sedang kan Sita, Diva, Mona, Tomi, dan John juga memasukan Barang yang mereka bawa. Seletah semuanya dimasukan, John mengigatkan "hei, teman-teman kita harus beli enam gas dan delapan galon!!".
"Oo iya aku sangat lupa. Ya sudah kita jalan dulu saja nanti kalau lewat di toko gas dan galon kita berhenti dan beli!" Lala menjawab. Merekapun akhirnya jalan setelah limabelas menit mereka berjalan menggunakan mobil mereka sampai di toko galon dan gas. Tomi membeli gas, sedangkan Mario membeli galon, setelah itu dimasukan.
Saat satu jam perjalanan mereka menemukan tulisan "TEMPAT UNTUK KEMPING"
Mobil Putu dan mobil John masuk lalu memarkirkan ketempat yang kosong dan cukup untuk mereka tempati. Mobil Putu sedikit berjauhan dengan mobil John. Parkir sudah selesai para laki-laki dan perempuan mengeluarkan semua bahan yang mereka.
Tomi, Putu, Mario, dan John menyiapkan tenda besar serta kecil. Sedang kan Stefi, Lala,Diva,Mona juga Sita menyiapkan karpet untuk satu tenda besar yang tidak ada alasnya yang langsung dari tendanya. Dan menyiapkan tikar untuk yang diluar tenda, Diva dan Lala menyiapkan jemuran dari tongkat yang dibawa oleh Mario itu. setelah semuanya selesai tak lupa kasurnya dimasukan kedalam tenda.
Saat siang hari pukul 14.00 Diva dan Lala sedang mengambil pinjaman, yaitu tiga bak, lima lampu emerjensi, dan sepuluh senter. "Tomi apa kamu bawa selimut, dan bantal?" tanya Putu "Bawa kok!". Lalu Diva dan Lala pun datang, Putu pun juga menanyakan kepada Diva, Lala, Mario, John, Sita, juga Stefi.
"Teman-teman aku mau tanya sama kalian. Apakah kalian membawa selimut dan bantal?" Tanya Putu. "Bawa kok!!" jawab teman-temannya. Tomi mengeluarkan barang yang tidak disuruh bawa oleh Sita. "Tomi, kamu bawa apa?" tanya Mona. "Aku bawa, tali pramuka, meja, kursi, ayunan kayu dan ada yang kain."
Jawab Tomi. "Ooo!!" "Tapi aku, juga bawa yang biasanya untuk santai dipantai nggak papakan ?" Tanya Tomi. "Bentar ya aku tanyain Sita dulu!". Lalu Mona menyanyakan kalau Tomi membawa barang yang tidak disuruh oleh Sita. Mona datang ke Tomi dan menjawab "Boleh kok Tom ." Saat sore pukul 16.00.
Mario dan Diva menyiapkan api di dekat jemuran, Lala, Stefi, dan Sita memasak untuk makan malam nanti. "Lala kamu masak apa?" tanya Putu. "Aku masak nasi goreng, sayur kangkung,dan tempe" jawab Lala. Malam pun tiba, Mona pun membereskan barang yang berantakan di tenda kecil. Seseorang dari TEMPAT UNTUK KEMPING datang dan memberitahu kan acara malam ini.
"Permisi, maaf mengangu saya dari pihak TEMPAT UNTUK BERKEMPING akan mengadakan acara api unggun dan malam horor!" kata pihak kemping. "Terimakasih, pak nanti saya sampaikan ke teman-teman saya." jawab Putu. Lalu Putu menyanpaikan ke teman-temannya. Mona pun kaget saat mendengar MALAM HOROR.
Mereka menyiapkan satu lampu emerjensi dan dua senter, setelah itu mereka berkumpul dan mereka bertemu dengan teman baru mereka yang datang dari Bandung untuk berkemah. Acara api unggun dimulai. "Selamat malam bapak ibu dan adik-adik maaf saya mendadak dengan acara ini dan saya akan memberi tahu acara Api Unggun terlebih dahulu!" Jelas sang pihak kemping.
" Yang pertama, kalian harus berada di kelompok kemping kalian, kedua menampilkan sesuatu yang menarik untuk para tamu, ketiga tenang dan tidak boleh berisik, dan yang terakhir melakukan tantangan kepada kalompok lain. Acara Malam Horor nanti saya sampaikan di tengah acara Api Unggun Terimakasih dan selamat menikmati." Kata Pihak Kemping.
Lalu mereka membuat lingkaran dipinggir api unggun. Dan acara api unggun dapat berjalan dengan lancar. Kelompok Wortel ( Mona,Stefi,Mario,dan temanyang lain sama seperti yang mereka bersama, mereka menyanyi dengan lagu yang kini sangat hits sekali contoh nya Dance Monkey dan masih banyak lagi.
Acara Api Unggun berjalan dari pukul 06.00 malam hingga pukul 09.00 malam. Lalu Pihak Kempik menyatakaAcara Api Unggun hanya setengah jam lagi jadi saya akan menyampaikan bahwa nanti di Malam Horor akan ada sepuluh pos. Pos pertama kalian akan menemukan rumah dimana kalian harus menemukan orang yang ada di dalam rumah itu dan harus menebak baunya.
Pos kedua akan melewati semak semak yang sedikit tinggi dan harus menemukan kartu dengan nomor 1648,487,093274,3285,dan 279403. Pos ketiga kalia melapor apa saja yang kalian dapat kan kartu itu. Pos keempat dimana kalian akan menemukan tiga jalur yang salah satunya adalah jebakan kumpulan para zombie.
Pos kelima sampai pos kesembilan itu ada yang jebakan dan itu ada istirahatnya. Pos tekhir makan sepotong roti dan setengah air putih. Dan kalian hanya boleh berjalan mengunakan Tiga batang lilin dan satu kerdus kecil korek api dan satu senter saja. TERIMAKASIH." Sebelum Malam Horor dimulai Mona sudah mulai ketekutan.
"Teman-teman, aku takut nih nggak jadi ikut aja ya! Aku ikut yang Api Unggun aja. Nanti kalau aku ikut nanti lari!" kata Mona. "Ah Mona Mona kamu harus berani Percaya aja sama aku nanti di Pos keempat kita akan berpencar agar cepat gimana?" kata Tomi. "Oke deh, kalo gitu siapin lilin sama senternya" Diva menjawab dan menyuruh temannya untuk menyiapakan.
Lalu Putu mengambil dua senter dari tas Mario. Dan sambil menunggu John mengambil undian Malam Horor, Diva Sita, Stefi, Mona, Mario, dan Tomi mengambil kartu untuk nanti di Pos satu, empat, lima, dan tujuh. Kelompok wortel mendapatkan nomer undian lima. Diva menyuruh John dan Putu untuk mengambil lilin dan korek api batangan.
Kelompok pertama yang jalan adalah Kelompok Jambu, kemudian Kelompok Sawi, lalu Kelompok Ceria, Kelompok Jagung, dan Kelompok Wortel. Sebenarnya ada Sebelas kelompok. Malam pukul 11.30 mereka sampai di pos pertama mereka memasuki rumah, lalu menemukan pembinanya. "Pelapor kami dari kelompok wortel siap melaksanakan" tegas Diva.
Mereka akan mencium bau yang ada dikain itu. Mona menjawab kencur, Sita menjawab minyak kayu putih, dan Mario menjawab jahe. "Jadi, yang benar adalah Mona, mereka mendapat kan satu buah batang korek api. Lalu, mereka melanjutkan ke pos kedua. Mereka semua berdempettan agar tidak ketakutan.
Diva menemukan nomor yang bertuliskan 487 dan 279403, Tomi mendapatkan nomor 1648, 3285, dan 093274, lalu diberikan kepada teman-temanya, dan melanjutkan perjalanan. Putu menemukan kakak yang ada di pos kedua. Melapor dan seterusnya dan sampai pos ketiga hanya melapor. mereka saat nya untuk berpencar John, Sita, dan Putu berada di jalur pertama.
Mona, Diva, dan Mario berada di jalur kedua. dan sisanya di jalur terakhir. Mereka melewati jalur tersebut tanpa rasa takut. Dan ternyata zombie ada di jalur ketiga Lala dan Tomi untungnya pandai berlari.
Semua pun selamat dari kejaran zombie. Mereka melanjutkan perjalanan menuju pos lima. Disana mereka akan menemukan sebuah jebakan yang akan mereka lakukan. Tomi pun berjalan terlebih dahulu. Mereka terus berjalan sampai Pos terakhir dan sampai di tenda mereka. Esok harinya mereka berberes semua yang ada dan mengembalikan ember yang merka pinjam untuk mencuci baju. Dan berangkat menuju rumah mereka tinggal.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar