Kamis, 27 September 2018

Puisi Halamanku, dan lain lain

Oh halamanku kau tempat tinggal ku
Halamanku kau adanya tanaman
Tanaman yang subur
Tanaman yang indah
Menghiasi rumahku menjadi  indah
Halamanku luas seperti langit
Halamanku yang bersih
Halamanku yang rapi

SAUDARAKU
Saudaraku kau menemaniku
Yang baik hati bersama
Saudaraku kau menungguku 
Kita bertemu setiap hari
Seperti teman baikku
Kau selalu menemaniku 
Berbagi bersama 
Berangkat sekolah bersama



Sabtu, 14 Juli 2018

Dita Belajar Bahasa.

Di sebuah rumah dengan banyaknya tumpukan buku bahasa yang ia sukai. Lalu ia memulai membaca dari buku bahasa Jepang, ia menghapalkan dari awal sampai akhir. Setelah selesai belajar bahasa ia langsung hapal dengan apa yang di pelajari. Sesudah di pelajari ia mengigat kembali. Selesai mempelajari bahasa Jepang.

Ia  mempelajari yang lain yaitu dengan bahasa Zulu. Dan mempelajarinya ada kalimat, kosa kata, dan lain - lain. Setelah melihat ada penambahan bahasa yang hampir seperti kaliamat ia membukanya sangat terkejut. ''Woooow ada yang baru aku juga harus mempelajarinya.'' pikir Dita sambil mau membaca itu.

Keesokan harinya ia mendapatkan buku yang baru yaitu buku berbahasa korea dan german, buku itu memiliki ukuran yang sangat besar dan sanagt tebal. Ia membuka bukunya isinya sangat berbada dengan buku yang lainya ia baca. Setelah membaca ia tak tahu apa yang di maksut kaliamat mutter mag wassermelonenfrucht ia terasa kebingugan apa bahasa indonesianya ia tanya ke ayahnya.

''Yah ini apa maksudnya aku tidak tahu?'' tanya Dita kepada ayahnya. ''Ini artinya ibu suka buah mangga''  kata ayah sambil memberitahu jawaban kepada Dita.


Keesokan harinya lagi hari sudah pagi saatnya Dita bersekolah bersama adiknya Liro. Mereka ke sekolah mengunakan mobil. Sesampainya di sekolah ia sudah membuat PR yang di rumah meski masih banyak pekerjaan yang di pelajari. Dan sampainya di kelas masih ada beberapa teman, dan makin banyak dan belpun terbunyi.

Teng teng teng bel masuk berbunyi. Semua murid berbaris dengan rapi, dan masuk ke dalam kelas, pak gurupun mulai masuk ke dalam kelas dan mulai berdoa. Setelah selesai berdoa pekguru mulai mengajar dan mengumpulkan PR yang ia berikan kepada murid - muridnya. ''Anak anak siapa yang sudah membuat PR?'' tanya pak guru kepada murid - muirtnya.

''Sudah pak'' jawab muridnya. Lalu Dita dipilih urutan yang pertama. "Waktu kemarin liburan Natal aku tidak pergi ke mana - mana dan aku dirumah dengan keluarga ku. Aku dan adikku Liro sedang belajar bahasa bersama, setelah belajar dan sudah tahu semuanya kita belajar dan bermain bersama tetapi itu adalah tebak - tebakan.

Kita tebak - tebakan bersama dari bahasa lain ke bahasa Indonesia. kita belajar bahasa Jepang, Korea, Zulu, German, Thailan, dan masih banyak lagi. Itu saja cerita dariku jika ada yang mau belajar semua bahasa dengan ku itdak mendaftar dan membayar. Terimakasih." Kata dan cerita si Dita. Sesudah pulang Teng Teng Teng.

Tiba - tiba satu teman Liro dan juga satu teman Dita yang ingin ikut dan ingin belajar bersama yang petama yaitu bahasa German. "Liro Dita boleh kita pulang bersama kita ingin seperti kalain dan bisa samapai keluar negri dan bisa lancar bahasanya!" Kata Tini dan Fael. Sambil menungu dijemput akhirnya mobil Liro sudah datang.

Mereka pulang bersama dan yang duduk  di depan ada si Dita karena ia suka duduk didepan dan bisa mengarahkan kemana kita akan pergi. Sesampainya dirumah Liro.



Mereka mulai menaruh tas di kamar Liro dan Dita dan juga berganti baju setelah ganti baju mereka tidak lupa mereka cuci tangan dan kaki dan setelah itu mereka makan sore. Setelah makan sore mereka sebentar menonton televisi hanya dalam waktu 2 sampai 3 jam mereka menonton televisi. Setelah itu mereka belajar bersama.

Keesokan harinya Tini dan Fael masih di rumah Dita seelama 4 minggu. Dan mereka setiap hari melakukan pembelajaran di sekolah maupun di sekolah  bersama. "Tini dan Fael sudah belajar kita main dulu yuk karena biar seru." kata Dita. Minggu ke 4 mereka sudah saatnya berpisah kembali, dan mereka juga sangat senang.

"Terimakasih Dita dan Liro sudah mengajarkan kita bahasa German dan lain kali kalau kita perlu kita akan belajar bahasa lain!" kata Fael dan Tini, "iya sama - sama Fael dan Tini juga sudah bermain dan belajar bersama." kata Liro dan Dita. Tak lupa mereka berpelukan bersama sebelum berpisah.

Rabu, 11 Juli 2018

Lilo Ulang Tahun ke 14

Di pagi hari Lilo terbangun dengan karenanya suara alarm yang berbunyi sangat kencang. Ia langsung terbangun dan sarapan pagi bersama adik nya. Setelah selesai sarapan pagi mereka naik ke atas untuk mandi, setelah mandi mereka memaikai baju dan sepatu untuk pergi sekolah. '' kring kring kring'' bel sekolah saatnya pulang sekolah, setelah semua murit keluar kelas.

Karena Lilo masih ada exsra jadi adik Via menunggu di depan ruang penjemputan. Setelah Via dijemput Via pun menuju ke mobil dan pulang kerumah untuk bersiap - siap untuk menyiapkan surprais untuk kakaknya Lilo. Setelah Lilo selesai exsra, ayah menjemput Lilo untuk pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah Lilo terkejut dangan suprais yang dibuat oleh ayah, ibu, dan Via. Semupun bersorak '' surpraisss Lilo dan selamt ulang tahun Lilo'' kata Via, ibu , ayah. Setelah melihat kejutan yang diberikan kepada Lilo semua mengasih kado untuk Lilo. "Kak Lilo ini hadiah dari kita untuk kak Lilo yang ke 14 HAPPY BIRTDAY kak Lilo'' kata Via kepada Lilo dengan memberikan hadiah.

Setelah selesai denagn kejutan yang indah dan spesail untuk kakaknya Lilo. Selesai makan mereka menaruh piring kecil mereka sendiri, ibu tugas menucuci piring dan gelas, ayah tugas membersihkan meja, Via tugas menyapu, dan Lilo tugas mengepel. Semua keluarga Lilo bekerja. Setelah keesokan harinya Lilo bangun duluan Lilo melihat tanggalannya teryata merah.

Dan ia langsung membuka kado dengan cara diam - diam, dan ternyata "wow ini isinya sangat - sangat menarik, dan sanagat bagus sekali'' kata Lilo dengan sanagat terkejut. Setelah Lilo membuka kado yang di berikan ayah, ibu, dan Via. Lilo pun akhirnya membuat sarapan untuk ayah ibu dan serta adiknya.

alarm adik ayah dan juga ibu berbunyi dengan kencamg sampai terdengar keluar kamar. Setelah semua terbangun Lilo bersembunyi dibalik kursi besar sofa yang tak terlihat sekalipun.  Ayah, ibu, dan Via yang sudah turun dan terkejut melihat makanan  dan minuman  yang sudah siap di atas meja.

''Baaaaaaaa kalian sudah terbangun dan terkejut melihat ada aku di sini dan ada di belakang kursi sofa, kerena kalian tidak tahu aku ada dimana dan aku mengagetkan kalian.'' kata Lilo dangan sedikit mengagetkan mereka. Setelah iut mereka semuapun akhirnya sarapan pagi bersama dan bekerja bersama.

Setelah berkerja bersama mereka semua , mandi dan mau pergi dengan beberapa teman - teman Lilo. Sesampainya di lokasi Lilo dan teman - temannya bermain bersama dengannya yang kemarin sudah ulang tahun. Lalu berbelanja barang yang dibutuhkan oleh mereka.  Mereka selesai berbelanja dan bermain bersama lalu mereka pulang.

Mereka pulang sediri - sendiri dengan keluarga mereka sendiri. Sesampainya Lilo dengan keluarganya  dirumah ternyata Lilo membelikan berang - barang yang di butuhkan keluarganya, ia mengeluarkan semuanya dan langsung dikasih dengan ayah, ibu, dan Via.


Minggu, 08 Juli 2018

Ali dan keluarga berkemping di hutan

Disebuah rumah yang sangat berantakan, tinggal lah satu keluarga yang ingin pergi kemping di hutan. Ali  dan Tara langsung mengambil semua isi tenda yang sangat besar dan luas untuk mereka dan hewan peliharaannya anjing. Setelah mereka siap untuk kehutan mereka semua langsung memasukkan semua barang termasuk anjingnya. Dan setelah mereka siap mereka langsung masuk kedalam mobil, dan  jalan.

Setelah tiba di perjalanan mereka manemui toko untuk kemping lalu mereka  berhenti dan mereka langsung masuk dan mereka membeli barang yang mereka butuhkan. Setelah mereka membeli beberapa barang mereka masuk mobil dan langsung menuju  hutan. Setelah tiba di hutan mereka langsung mengeluarkan semuannya dari  mobil dan bagasi mobil mereka dipasangin penutup dan tangga untuk anjing mereka.

Setelah semua selesai mereka juga tidak lupa menyiapkan api untuk malam hari, setelah malam hari sudah tiba. Dan setelah mereka makan malam mereka memberi makan dan minum utuk anjing mereka dan selesai makan mereka langsung bermain bersama dulu sebelum Ali dan Tara tidur, "Kak kita main dulu yuk sama di Lili ya kak!" kata di Tara dengan yang ingin langsung bermain dengan Lili.

"Iya dik kita main dulu sebelum tidur biar Lili senangya!" kata si Ali. Setelah Ali dan Tara bermain  mereka sudah terasa mengantuk dan sebelum tidur mereka langsung menucuci tanagan dan kaki. Pagi hari sudah tiba kringg alaram suda bunyi saatnya Ali dan ayahnya bangun dan mandi bersama di sungai yang airnya bersih dan sangat jernih.

Keduanya Ibu dan Tara bangun dan mandi bersama di sungai dan setelah mandi mereka memasak dan juga mengurus anjing mereka di hutan dan tiba - tiba ada satu hewan yang ketempat mereka dan meminta makan dan minum serta tempat yang aman, mereka adalah sebuah keluarga burung yang kehilangan sarang yang sudah mereka buat.

Ibupun langsung kaget melihat burung - burung itu dan kelihatan seperti kelaparan. Ibu langsung memberi makan kepada burung - burung itu. Ali dan Tara pun terkejut melihat burung yang sangat lucu maupun imut. Mereka langsung menanyakan kepada" ibu dari mana asal burung - burung itu. Bu burung - burung itu dari mana dan kenapa mereka bisa sampai sini?" tanya Ali kepada ibu.

"Begini nak mereka datang dengan cara tiba - tiba dan ibu sungguh khawatir dan mereka langsung meminta makan dengan cara langsung, setelah itu mereka meminta sarang untuk mereka tempati."
kata ibu sambil menceritakan itu. "ooo begituya bu awal mereka datang" jawab Ali kepada ibu. Setelah keesokan harinya mereka sudah selesai berkemping mereka membawa keluarga burung kerumah untuk di rawat dan dipelihara.

Sesampainanya di rumah mereka menaruh burung - burng itu kedalam sangkar burung yang cukup lebar dan luas. Besok harinya Tara tebangun dan ia terkejut si betina mempunyai 4 anak yang keduanya masih bayi dan sangat imut, ia berteriak. Akirnya mereka berkeluarga bersama.

Kamis, 21 Juni 2018

Tiga anak kucing sarung tangan yang hilang

Di sebuah desa yang sangat sepi tinggallah satu keluarga yang sangat cerdik. Ibu yang mempunyai 3 anak kucing yang kehilangan sarung tangan yang mereka suka. "Bu apakah aku boleh mekan roti pai?" kata ketiga anak kucing tersebut, " tidak boleh karena tidak ada sarung tanagan dan kalian tidak boleh makan pai, kalain harus menemukan sarung tanagn kalian sandiri" kata ibu kucing kepada ketiga anaknaya.

Dan kemudian mereka menemukan sarung tanagan mereka dan mereka sangat terkejut, mereka langsung memberikan sarung tanagan kepada ibu mereka. " Bu sarung tanagan kita sudah ketemu, kita menemukannya di dalam lemari bu." kata ketiga anak kucing tersebut. " Bu aku bolehkah memakan kue pai?" kata ketiga anak kucing tersebut, " Sekarang kalian boleh memakan kue pai karena kalian sudah menemukan sarung tangan kalian sendiri." kata ibu kucing sambil bersenang.

Dan merekapun akhirnya memakan kue pai terseubut dengan senang, ibu kucing pun juga ikut bergembira. Besok harinya ayah mereka pun datang ke rumah dan mereka bertemu dangan ayahnya kembali. Setelah ayahnya  pulang saatnay mereka bermain bersama dengan keluarga dan bermain lebih seru dan tidak ada yang kekurangan. " ayah kita bermain membuat tenda yeng bisa di sambung aja yah bagaimana?" kata anak ketiga kucing "iya boleh tetapi kita ambil dulu semua tendanaya oke.

Mereka langsung mengambil semua tenda. Dan setelah mengambil mereka langsung memasang satu - persatu tenda yang akan dibuat bermain bersama. Setelah tenda sudah selesai di pasang dan mereka langsung megambil kasur yang kecil untuk ketiga anak kucing dan yang besar untuk ayah dan ibu mereka juga menyiapkan senter untuk malam hari. Sampai sore mareka menyiapkan barang yang disiapkan sampai mereka menyiapkan batang dan korek untuk menyiapkan  api untuk malam.


Selasa, 19 Juni 2018

Aldi dan keluarganya memiliki peternakan dan pertanian

Disebuah rumah yang sangat luas dan indah, ada sebuah keluarga yang memiliki pertanian dan peternakan hewan. Dan keesokan harinya mereka sudah bekerja, "Dik kamu tugasnya memeras susu kambingnya!" kata kakaknya kepada adiknya. Lalu Aldi langsung mengambil satu persatu kambing dan Aldi juga perlu mengambil makanan kambing.

Kakaknya Siti juga memeras susu sapi, ia juga perlu mengambil makanan untuk si sapi. Ibunya dan ayahnya menanam wortel dan jagung,  sebagian untuk dijual kepasar. Mereka semua harus bekerja keras untuk kepentingan semua. Setelah semua selesai Aldi dan Siti langsung mencuci tangan dan mereka langsung bermain dengan kambing kecil dan sapi kecil. Setelah sudah selesai bermain Aldi dan Siti langsung mencuci tangan dan makan siang.

Setelah ayah, ibu, Aldi, dan Siti makan siang,  Aldi dan Sitipun langsung mandi selesai mandi mereka pun belajar untuk mengumpulkan PR yang di berikan kepada pak guru.Selesai belajar mereka pun tidur siang. Setelah mereka bangun hari sudah sore saatnya mereka mandi sore, Siti pun terlupa ia belum menata buku untuk besok "Aduh aku kelupaan menata buku buat besok pagi aduh gawat nih" kata Siti sambil mengigatnya kembali.

Setelah selesai menata buku Siti langsung menuju kepertanian ayah dan ibu. Ibu, ayah, dan Aldi sudah memulai bekerja kembali. Lalu ayah memeberiya tugas untuk menyirami semua jagung dan wortel yang belum tumbuh, lalu Siti langsung mengambil air dan setelah itu menyirami wortel dan jagung. Dan semua sudah selesai bekerja Siti dan keluarga mencuci tangan. Setelah selesai mencuci tangan dan mereka pun makan. Setelah itu Siti dan Aldi pun kembali balajar kembali .

Setelah selesai belajar Aldi dan Siti tebak - tebakan bersama dan mereka pun mulai menjadi ingat kembali dengan apa yang di pelajarinya. Dan selesai belajar mereka pun turun dan memasak susu untuk di minum bersama, dan selesai minum susu mereka minum air putih dan minum vitamin yang sama banyaknaya. Dan selesai mereka semua langsung kembali tidur.


Senin, 18 Juni 2018

Kota yang ditempati lebah besar

Disebuah kota yang sangat buruk ada seekor lebah yang sangat besar. Semua warga sangat ketakutan, dan beberapa warga menelpon Jimy untuk membantu. Jimy langsung bergagas untuk keluar rumah, melihat keadaan kotanya yang sangat berantakan karena ulah si lebah besar.

Jimy langsung melawan lebah itu dan teryata lebah itu memiliki kekuatan yang sangat besar. Jimy mempunyai ide yang sangat sempurna bagi para lebah yang menempati kota. Jimy langsung memesan bunga sebanyak 800 bunga dan 1 mobil untuk dibawanya ke luar angkasa. Sebuah mobil sudah datang dengan pesanan bunga si Jimy, lalu Jimy langsung membawanya keluar angkasa lebah itu mengikutinya, setelah sampai di luar angkasa ia langsung melempar semuanya. Lalu Jimy kembali lagi ke bumi, seluruh warga berterimakasih kepada Jimy Jambul karena sudah menolong. Jimy Jambul sudah selesai pekerjaan nya saatnya Jimy beristiraat.

Melodi dalam Keheningan

Lima tahun berlalu begitu saja, entah apa yang sudah terjadi sebelumnya, semua hanya seperti angin lewat begitu saja tidak ada hari yang cuk...